Saturday, 9 April 2011

Between Me, The Magic of David Foster, and Stones Into Schools of Greg Mortenson



Alham
dulillah, sore ini aku kegirangan dapat hadiah CD David Foster dari seorang temen. Thank you.. :)

Turn on CD player keluarin BLP yang baru kemarin aku beli dan ganti CD 1 David Foster. Sepanjang perjalanan pulang aku ditemani hujan yang nggak juga mereda (segala puji bagi Allah SWT, Alhamdulillah, I love rain) dan beberapa lagu produced & arranged by David Foster.

Sampai rumah. Nyalakan kompi, puter CD 2. Nikmati senja. Lanjutin baca Stones into Schools yang udah bikin aku penasaran akhir-akhir ini.



Oh God, aku merinding... Seorang Abdul Rasyid Khan, di tengah menghadapi maut, mendapatkan berita buruk bahwa nggak akan ada bantuan untuk bisa membawanya mendapatkan bantuan medis, nggak ada juga bantuan untuk membantu misinya membangun sekolah perempuan di wilayahnya, dataran tinggi Pamir yang nggak terjangkau. Dia, seorang Abdul Rasyid Khan, di tengah menghadapi maut, malah menyempatkan diri memberikan maklumat mengerahkan komunitasnya untuk pembangunan sekolah. Tujuan yang lebih besar daripada dia sendiri.

Beberapa kali aku berhenti baca untuk menyeka linangan air mataku. Satu lagi pelajaran kepemimpinan yang patut diteladani dan dicontoh.

Dan terdengar.. suara Jordan Hill..

...As long as you believe
You just believe..

..I'll make a wish for you

And hope it will come true
That life would just be kind
To such a gentle mind
If you lose your way
Think back on yesterday
Remember me this way...


Ugghhh, makin deras aja air mataku.. Tak terhitung nikmat dari Allah SWT selama hidupku. Nggak bisa lagi ungkapkan rasa ini.

Subhanallah Walhamdulillah Wala Ilaha Illallah Wallahu Akbar.

Sunday, 3 April 2011

Me at 27th


Kemarin, 2 April 2011, adalah ulang tahunku yang ke 27. Ucapan selamat dan doa terus masuk, ada yang langsung plus nggak lupa pakai cupika-cupiki, lelepon, sms, email, facebook & twitter juga nggak kelewat. Sejak bangun tidur sampai kembali tidur malam. Lucunya, ada juga yang sehari sebelumnya malah sudah merayakan ulang tahunku dengan surprising little party at new office dengan kue tart yang tiba-tiba nongol di meja.




Sempet bingung dan ngira itu April Mop, eeh... ternyata ada yang salah informasi. Tapi asik banget ngelesnya, dan dengan cool bilang "dari pada telat mendingan sekarang, soalnya besok kan nggak ketemu". He..he..he..


Sempet kepikir sih sebelumnya, tahun ini ulang tahun bakalan sepi di kantor karena nggak ada yang tahu. Dan akan merindukan little surprising birthday party di kantor lama yang udah 3 tahun selalu nggak pernah lewat. Jiiiaaah ternyata yang tahun ini beneran surprice pakai acara salah tanggal. Hi..hi..hi..

Nggak cuma itu, ada lagi yang unik dan baru kali ini terjadi. Dari sekian banyak ucapan selamat ulang tahun dan doa itu, ada satu yang beda, ini bunyinya:

"Jika benar hari ini jenengan ulang tahun: bersyukurlah atas karunia Allah selama ini dan jika ada keinginan yang belum terkabul, bukan berarti Allah tidak mengabulkan tetapi barangkali antara keinginan jenengan dan takdir Allah tidak sama jadi tetaplah bersyukur karena itulah yang terbaik menurut Allah, bukan menurut kita"

Yes Sir. Right. I will. InsyaaLlah.

Whatever, wherever, whenever, whoever, however, happy or sad, good or bad, (atas ijin Allah SWT) aku akan selalu berusaha untuk bersyukur. Because my live belongs to God.

Saturday, 19 March 2011

Konser Keith Martin yang Setengah-Setengah

Berangkat nonton Keith Martin malam ini sebetulnya sudah nggak sreg. Membayangkan nonton Keith Martin karaokean.. Hummpf.. Plus emang nggak terlalu suka lagu-lagu dia.

Setelah hampir sepuluh tahun nggak masuk cafe..., yang aku rasakan... sesak, telinga mau pecah, jantung mau rontok padahal belum ada lima menit masuk ruangan full musik DJ yang berdegup kenceng. Pikirku, ruang se-mini ini buat orang sebanyak ini?! Ruang se-mini ini dikasih sound system yang kayanya cocok buat hall yang ukurannya mungkin tiga sampai empat kalinya ruang ini.. Perasaan jaman dulu nggak gini-gini amat.

Lima belas menit berlalu, makin eneg, makin nggak bisa nafas. Pengen ketawa lihat orang-orang yang nggak jelas. Tapi mungkin mereka juga mikir hal yang sama. Aku terka di pikiran mereka "'uwik, ada orang ber-casing masuk sini".. Hihihihi biarin deh...

Tiga puluh menit berlalu, DJ berhenti main, ganti penyanyi yang suaranya... saking super power-nya, sampai sound system nggembret.. Ini yang salah suaranya si penyanyi atau sound system nya????? Atau telingaku yang udah mulai menandakan rusak? Perasaan yang lain fine-fine aja.

Beberapa lagu berlalu... haduh, udah hampir nyerah, mata mulai pedih, nafas setengah-setengah, telinga mulai nggak normal, tapi tetep kakakkikik sendiri liat orang-orang.. Sabar.. Sabar.. Wah kasus, dibohongi ni... Baru ini ada bule telat.. Udah tiga puluh menit berlalu dari jam dua belas ni... Lanjut penyanyi kedua, au' namanya sapa.. Nyanyi beberapa lagu R&B.. Nggak juga sedikit membuatku tenang dengan suasana di sini.. OMG, malah dilanjutin fashion show nggak jelas..

Akhirnya.. Gelap gulita.. Let see Keith Martin yang disebut sebagai R&B singer-songwriter and multi-instrumentalist Amerika
bakalan muncul.. & the show is begin.. greeting Keith Martin mengundang teriakan penonton lumayan kenceng, lampu nyala orang-orang makin kenceng teriak-teriaknya, lanjut lagu pertama genre R&B yang aku nggak kenal, trus lanjut lagu kedua judulnya Never Find Someone Like You dari single pertamanya tahun '95. Harusnya lagu slow ini bisa bikin aku cooling down dgn suasananya. Tapi tingginya vocal Keith Martin nggak cocok sama volume yang diseting di sound system. Wah kasus, parah nih. Kacau. Trus lanjut lagi lagu ketiga. Aku sudah nggak bisa nahan lagi, sudah nggak ngeh lagu apa yang dinyanyikan, badan mulai berkeringat dingin dan gemetaran.. Daripada pingsan mending cabut.

Pas keluar ughh lega rasanya.. Hebat buat mereka-mereka yang bs menikmati.. Tahan dgn asap rokok, mata pedih, dan telinga yang rasanya mau pecah.

Hasil nonton Keith Martin ini cuma dua kata: eman pwol... Buat para pecinta nongkrong di cafe, my standing applause for them lah... It's not my world anymore.. Hopefully it be the first & the last at my age.. [kecuali kalau yang main Tohpati Bertiga atau Kua Etnika, eh tapi pliiissss jangan dong mereka main di situ, yang ada bukan promosi tapi jeBLOG'in nama]

[I beg your apologies for all of you, Keith Martin fans]